Pengertian
Pencak silat yaitu istilah yang digunakan untuk olahraga beladiri yang berasal dari budaya bangsa Indonesia yang perlu dikembangkan dan lestarikan . Pencak silat mempunyai dua kata yang memiliki arti yang berbeda yaitu "pencak" dan "silat". Pencak sendiri berasal dari bahasa jawa, yang bermakna "gerakan" atau "langkah", yang merujuk pada gerakan-gerakan tubuh seperti tangan dan kaki dalam seni bela diri . Demikian juga silat yang berasal dari bahasa, melayu yang bermakna "bela diri" atau "pertarungan", yang merujuk pada teknik-teknik yang digunakan untuk melindungi diri dari serangan lawan. Gerakan-gerakan tersebut dapat berupa tendangan, pukulan, tangkapan dan gerakan lainnya. Adapun pengertian pencak silat menurut seorang ahli bernama Boechori Ahmad yaitu gerakan fitrah manusia untuk membela dirinya sendiri yang menghubungkan gerakan serta pikiran.
(Juli Candra:2021) menyatakan bahwa pencak silat adalah gerakan serang bela yang berupa tari dan berirama dengan berupa peraturan adat kesopanan tertentu yang bisa dipertontonkan di depan umum. Seni bela diri ini seringkali dipertontonkan di depan umum dalam bentuk pertunjukan seni yang kerap diiringi oleh musik tradisional dalam acara-acara budaya, festival dan upacara adat. namun, para pesilat harus mengikuti peraturan-peraturan yang meliputi etika dan moral yang harus dijunjung tinggi seperti menghormati lawan, menghormati guru dan menghormati tradisi. Pencak silat dapat dimainkan secara perorangan, berpasangan maupun beregu (Widayanti: 2020).
Tujuan pencak silat adalah untuk mengembangkan pendidikan mental dan spiritual, mengembangkan aspek bela diri, meningkatkan kesehatan dan kekuatan fisik, meningkatkan kedisiplinan dan kesabaran, serta meningkatkan rasa percaya diri dan kepribadian. Hal ini sejalan dengan apa yang dijelaskan dalam buku "Sejarah Pencak Silat: Aliran Pencak Silat di Indonesia beserta Tujuannya" (Ketut Sudiana dan Ni Luh Putu Sepnawati :2017), yang menyatakan bahwa pencak silat tidak hanya sekedar gerakan bela diri, tetapi juga memiliki unsur pendidikan, kesehatan, dan kepribadian yang penting bagi pengembangan diri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar